Cari Blog Ini

Senin, 30 Desember 2013

surat kecil dr Tuhan untuk Q,yg menjadikan q bsa setegar&sehebat ini....

tk terasa smuany bgtu nyata,dan ini adanya...
Bgi q smua pasti akan indah pda waktunya...
Alasan inilah yg mmbwt q ikhlas melepasmu,jgn prnh brprasangka bruk pda q!!!
Andaikan kau tw smua itu tk mudah bagi Q,tp Allah slalu brsma Q...
Memberi yg trbaik untuk Q&untukmu...
Sampai surat itu datang pada Q&meyakinkan Q...
"MENCINTAI SESE0RANG ITU ADALAH HAK KITA,NAMUN MEMILIKI SESEORANG YG KITA CINTAI TANPA IKATAN RESMI ITU BUKAN HAK KITA,
JANGAN PERNAH TAKUT MELEPASKAN SESUATU YG BELUM BERHAK KITA MILIKI,DIA PASTI AKAN KEMBALI ANDAIKAN ALLAH MENJADIKAN IA UNTUK KAU MILIKI ATAU ALLAH AKAN MENGGANTI DENGAN YANG JAUH LEBIH BAIK DARI YG SEKARANG KITA CINTAI,
JANGAN PERNAH TAKUT KEHILANGAN SESUATU YG BUKAN MENJADI HAK KITA,
JANGAN KAU TANGISI APA YG BUKAN MILIKMU!!!"
Trimakasih ya Allah,Engkau membukakan mata q...aq tw Engkau tak kan slalu memberi apa yg aq mw,tp Engkau akan memberi apa yg hamba-Mu btuhkan....
Dan ttaplah bimbinglah hamba-Mu yg hina ini mnuju jannah firdaus-Mu,permudahlah langkah hamba kesana!!!aamiin
Terimakasih kpda engkau yg tlah memberi q kesedihan&kebahagiaan...
Trimakasih scra tk langsung kau membimbing q mnjdi sabar...
Q tk membencimu,q doakan mg kau slalu bhagia&mg slalu dlm lindungan-Nya....

 Etty Avrillia Az-Zahra
dari:

`Inilah Cinta Ku`

Ku takan sesali mencintai dirimu
pria terindah pernah jadi mimpiku
Tak pernah menyesal mengenal dirimu
Walau Jalan yang kutempuh tak tertuju padamu

Meskipun kini kau kuhindari
Tapi hatiku tak bisa kupungkiri
Maaf ku terlalu mencintaimu
Ku menyayangimu karena hatiku mencintaimu

Telah terukir dirimu dalam hatiku
Telah terangkai mimpi-mimpiku bersamu
Bila kumiliki dirimu untuk bahagia
Tak ada niatku untuk pernah melukaimu
Tak pernah kupahami rasa ini
Walaupun selalu kuterima lelah dan duka karena menyayangimu
Tapi perihku selalu membuatku bahagia
Biarlah tetap terjaga rasa ini hingga akhir nafasku ini

dari:nitha

Curhat Ku

Cinta datang dengan sendirinya, tanpa diminta ataupun disuruh n juga gak bisa dilarang. gak tau kapan, dimana n pada siapa. Begitulah yang q rasakan sekarang, berawal dari rasa kagum, kemudian mulai tumbuh rasa suka n seiring dengan berjalannya waktu, q mulai menyadari bahwa q mencintainya. Q tidak pernah memandang siapa dia n gimanapun dia, yang pasti q mencintai n menyayanginya. Q tau bahwa q salah telah mencintainya n q gak bisa memilkinya. Dari dulu q sulit untuk jatuh cinta, gak tau knapa  saat pertama kali q kenal sama dia q mulai mengaguminya hingga sampai saat ini q terlanjur cinta sama dia.

Q pernah patah hati, kecewa n terluka. Q pun tau jika q mencintai dia q pasti akan merasakan hal yang sama, apalagi status dia sekarang juga udah jelas seperti apa. Namun q tak bisa menghilangkan rasa yang ada di hati ku ini, n q tak bisa menghapus cinta ini.
Kemana ku harus mencari jawaban dari semua ini?????
Q bingung,,,,,, terkadang ingin rasanya q jujur n mengungkapkan semuanya, mungkin dengan cara itu q bisa lega n pikiran pun bisa tenang, tapi gak mungkin!!!!!!!!!

Memang q gak pernah berharap untuk memilikinya, q Cuma ingin dia tau tentang perasaan ini.
Q tidak meminta dia untuk mencintaiku seperti q mencintai dia, yang q mau dia tau gimana perasaan ku sama dia n ku berharap dia bisa bantu q untuk menghapus rasa ci

dear:nitha

Bahasa Hati

tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta
tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang
tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan
tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan
tak ada batu keraspun yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran
semua itu harus berasal dari hati
bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula

kesuksesan bukanlah semata mata betapa kerasnya otot dan betapa tajam otak kita,
namun juga betapa lembut hati dalam menjalani segala sesuatu.

kita tak kan menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat atau membujuknya dengan berbagai gula gula dan kata kata manis. kita harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada kita.


penulis:nitha